Pages

11/13/14

Menikmati Waktu



Perhatikan, cuaca mulai berubah sesuai waktunya. Apakah anda tau kapan perpindahan musimnya kapan? oh tidak. Ini alunan musik 4 Non Blondes yang What's Going On sedang menyerangku, oh ini versi cover yang dibawakan Jorge dan Alexa Narvaez sungguh menyerangku sehingga memperlambat aku menulis tulisan ini. Anda tau kan, bisa saja aku menulis sesudah mendengarkan lagu ini, atau mematikan musiknya dulu untuk menulis? oh tidak. Lagu yang kuputar di GOM player ini nampaknya ostomastis mengulang-ulang tracknya. Jadi begini, Whats going On?

In the beginning, aku sampaikan salam buat yang kebetulan membaca tulisan ini. Tidak biasanya aku sampaikan salam seperti di tulisan-tulisan sebelumnnya. Aku merasa pertemuan kita yang tidak secara Live di tulisan ini sungguh sangat spesial. ~ oh tidak, musik ini masih mengganggu dengan iramanya ~
Dengan judul "menikmati waktu" di tulisan ini, saya mencoba benar-benar melatih konsentrasi yang kini sedang terpecah antara menulis dan mendengarkan lagu Whats going On?

Seharian tadi boleh dong aku  bilang sedang menikmati waktu, wong ya tiap hari kan ada misi yang harus dituntaskan. Nah, aku merasa kok terkadang dengan misi yang sama tapi hasilnya beda ya? nah setelah menuntaskan misi terakhir yang bisa dibilang agak tinggi level asiknya akhirnya aku terganggu lagi dengan lagu Whats going On?

Jadi anggap saja tiap hari kita sedang berada di sebuah virtual Game dengan misi-misi yang diambil berdasarkan kehendak kita dalam "making decision" dari sekian banyak misi yang ada. Oke kita permudah, misalnya dari misi Tidur malam yang harus diambil saat itu dengan clue rasa ngantuk. ketika bangun, sebenarnya misi ini sudah selesai, tapi perlu di ingat bahwa selesai dari misi itu ditandai dengan tanda munculnya ada misi lain yang harus ditempuh.  Nah, dari bangun tidur tadi sampai bla bla bla bla hingga akhirnya harus tidur lagi itu adalah sebuah misi besar hari itu untuk dilanjutkan ke misi hari selanjutnya dan bla bla bla bla bla sampai kita ketemu lagi dengan misi yang agak besar yaitu misi mingguan dst dst sampai misi tahunan sampai misi tak terhingga.

huft capek juga ngelacaknya, apalagi sambil denger lagu Whats going On?

Intinya, menikmati waktu itu buatku sih, ya, menyelesaikan tiap misi-misi itu. Belum lagi pas ada "misi Rahasia" yang kita menyangka Tuhan pun tidak akan tau tentang misi ini, yaa anggap saja ini misi yang sesudah menyelesaikannya kita biasanya malah merasa cemas.


Ah sudahlah, manusia terlalu sibuk untuk tidak menyelesaikan misi-nya.
Manusia? ah, mungkin gak semua atau bahkan aku sendiri hahahaha~

Sebagai muslim, rujukanku ya Surat Al Insyiroh yang biasa disebut Alamnasroh itu, bahwa Dengan Menyebut Nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, maka :

  1. Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?
  2. dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,
  3. yang memberatkan punggungmu?
  4. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu,  
  5. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,  
  6. sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
  7. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain,  
  8. dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

Secara otomatis "ndasku" menafsirkan gini gaes ..

Dada itu kayak lapangan, ya luas banget to berarti? nah dengan perangkat dari Gusti Allah yang kayak gini kan berarti sudah ada kesiapan untuk menampung berbagai macam hal to? berarti untuk misi yang kayak gimanapun, dengan misi sebanyak apapun berarti udah siap dong... dan ini indikasinya mengarah kepada beban-beban yang memberatkan punggung pastinya jadi ringan dengan keluasan dada tadi, gitu. 

nah... akhirnya sebelum melanjutkan uraian ini aku lepas dulu headset yang menyanyikan lagu Whats going On?  hehehe.. 

Gusti Allah ini pinter banget loh memuji ciptaannya, selain dibekali perangkat tadi (dalam hal ini manusia) kita juga dipuji dengan cara memberi nama yang Agung untuk dipanggil sendiri sama Dia sih. Nama yang mana? apakah nama yang jadi identitas kita selaku tanda atau panggilan kita tiap hari? Nah, anggap saja pertanyaan ini adalah sebuah misi yang harus diselesaikan, hehehe... (asline yo aq ragu meh nulis bab iki) 

Nah, kalau sudah diberi perangkat tadi biar bebannya hilang trus dipuji, itu kan wilayah Tuhan memberi pada kita, selanjutnya Tuhan mengakatan walau terkadang ada misi-misi yang sulit itu mbok ya ingat pasal-pasal sebelumnya, toh setelah diteruskan misinya yang mungkin sempat berhenti karena merasa terbebani atau ada kesulitan itu pasti selesai juga kok, trus akhirnya ngerti kalau misi itu dijalani ya gampang kok sebenernya, hehehe.

Trus selanjutnya Tuhan juga udah mengatur kalau setelah selesai satu misi, pasti ada misi lagi yang harus dinikmati. Disini sangat jelas sekali bahwa peran waktu sangat penting, dimana semua misi tadi udah ada intervalnya. Jadi kalau gak ada waktu berarti kan semua misi dikerjakan secara serentak donk, itu pun belum mampu tak bayangkan, hahaha. 

Trus buat apa sih Tuhan ngasi Misi-misi kayak gitu? Ya biar semuanya tau kalau misi itu yang ngasi emang Tuhan, kalau udah tau gitu ya biar semuanya paham kalau Dia emang hebat gitu, jadi gak ada lagi harapan selain semakin mengenalnya dari level ke level di tiap misi untuk semakin komprehensip dalam memandang isi di lapangan dada masing-masing. 

Berarti individual banget dong? Lha kalau masih ada pertanyaan kayak gini berarti lapangan di dadanya belum luas, masih ada semak belukar yang mungkin masih menutupi apa-apa yang ada di lapangan.
Hehehe.. 

Lha bisa nulis kayak gini apa berarti udah punya lapangan luas di dada?
justru itu, dengan menulis kayak gini aku mencoba membabat semak-semak yang tumbuh subur di lapangan dada ini, biar nanti kita bisa main futsal disini kalau perlu. Dan lagi ini salah satu misi yang harus tak selesaiken.

Yaudah sih gitu aajaaa, semoga apa yang tertulis di postingan ini tidak menjadi pemberat punggung para pembaca.

Salaaaaaaam Kecup Kening! Mwwwwaaaaach! I love You~

No comments:

Post a Comment

 

Blogger news

Blogroll

About